Cerita Sex, Cerita Dewasa Terbaru, Terbaik 2017

Cerita Sex Dengan Seorang Model

Cerita Sex, Kisah Seks Nyata – Sebelumnya perkenalkan nama Gery, umurku 25tahun. Aku baru lulus kuliah, dulu aku kuliah di luar negri, dan sekarang aku putuskan untuk balik ke Indonesia lagi.

Ringkas cerita, aku dan Dinda telah bertunangan dan akan segera menikah. Peluang menikah kami mencapai 99% dan yang 1% sisanya hanya bisa terjadi kalau tiba-tiba dihari pernikahanku ada seorang wanita hamil yang menuntut pertanggung jawaban dariku untuk segera menikahinya. Aku sudah tak sabar lagi untuk segera menikah dan melepas status lajangku, dan tentunya ingin segera bercinta dengan Dinda secara sah.

Cerita Dewasa – Sebelumnya aku sudah pernah bercinta dengan Dinda, itupun lewat berbagai rayuan yang kulemparkan untuk meyakinkan Dinda. Aku bilang padanya,

“Gimana sensasi bercinta sebelum menikah dan sesudah menikah.  Toh  kamu bakalan jadi istriku juga…”

Dan akhirnya Dinda luluh juga,  kami berdua lalu sepakat untuk melakukannya di saat malam minggu di hotel di daerah Jogja.

Aku sudah tak sabar menunggu waktu yang kita janjikan, aku sudah membayangkan bodynya yang seksi, ada dua toket montok yang menantang dan gundukan memek yang siap aku jebol keperawanannya.

Pagi harinya aku menjemput Dinda di tempat yang sudah kami tentukan, kemudian kami berdua meluncur menuju hotel dan langsung check in. Supaya gak dicurigai, aku checkin sendiri, selang beberapa menit kemudian barulah Dinda nyusul menuju ke kamar hotel yang sudah kupesan.

Aku menjadi gugup ketika menanti kedatangan Dinda menyusulku di kamar hotel, jantungku berdetak kencang tak beraturan. Selang beberapa menit Dinda langsung masuk kamar tanpa mengetuk pintu, Aku pun menjadi semakin deg-degan. Dinda duduk di tepi ranjang sedangkan aku duduk di depannya, kami saling berhadapan.. Untuk mencairkan ketegangan, aku mengajak ia ngobrol. Hampir 1 jam kita ngobrol dan bercanda tawa, baru setelah itu kuraba wajahnya dan kucium pipinya sambil kubisikan kata “I LOVE YOU” agar dia rileks.

Perlahan kukecup bibirnya dengan memaikan lidahku di dalam bibirnya. Terdengar hembusan nafas yang mulai tak beraturan. Posisi tanganku yang semula merangkul pundaknya kini berganti posisi dengan mencoba meraba toketnya.

Ternyata Dinda diam saja ketika tanganku meraba toketnya, aku langsung saja membuka kaos dan BH yang dia pakai. Kembali kuremas tokennya sambil bibir kami terus berciuman.

Ciumanku berlaih pada tokenya, kujilat dan kumainkan putingnya, sesekali juga Dinda mendesah saat putingnya kugigit.

“Aarggghhhh… oohhh…Gery kamu nakal sekali ” desahnya manja.

Mendengan desahn manja Dinda, kontolku pun langsung saja mengeras. Dan gak mau buang-buang waktu, aku segera melepas semua pakaian yang menempel pada tubuhku dan Dinda juga melepas pakaian yang masih menempel di tubuhnya.  video asoy

Kontolku rasanya ingin segera menyentuh memek Dinda, tapi aku mencoba menahan diri agar aku tidak muncrat duluan saat Dinda belum begitu bergairah.

Kurebahkan tubuh Dinda, mulai aku menghisap bibir memek Dinda yang sangat harum dan bersih. Kumainkan klitorisnya dengan lidahku dan kali ini Dinda mendesah lebih keras.

“Ouugghhh….aahhh….enak sayang…”

Setelah puas menjilat klitoris dan memek Dinda, aku berganti menindihnya dan mencoba untuk memasukan kontolku ke dalam lubang memeknya yang masih sempit. Memang Dinda masih perawan jadi agak susah kontolku untuk masuk ke memeknya.

“Auuuoohhh…sstthhh….” rintih Dinda menahan sakit.

“Tahan sebentar ya sayang awalnya memang agak sakit, tapi nanti bakal enak kog…” kataku menenangkan.

Hampir sekitar 10 menit aku mencoba menembus keperawanan Dinda dan akhirnya “Blesss…..” jebol juga keperawanannya, darah perawan mengalir. Barulah aku memulai gerakkan maju mundur diiringi dengan desahan Dinda,

“Aaahhh… pelan-pelan aja… sayang masih agak sakit soalnya ” pinta manja Dinda.

Untuk menghilangkan rasa sakit yang Dinda rasakan, aku menjilati putingnya dengan sangat bernafsu. Dindapun menggelit keenakan. Tak henti-hentinya mulutnya mendesah meluapkan rasa nikmat yang dia rasakan.

Aku menggenjot memek Dinda dengan irama pelan tapi pasti. Tidak lama kemudian, aku merasakan jepitan-jepitan kecil dari bibir memek Dinda yang sangat kuat. Dan tiba-tiba Dinda berteriak

“Gery..aku keluaaarrr…” jerit Dinda yang telah mencapai klimaks. Selang bebarapa menit air maniku pun keluar menyemprot rahim Dinda.

“Ouugghhh….aaahhh…” aku mencapai orgasme dan air maniku masuk  semua ke dalam memeknya.

“Kog disemprotkan ke dalam sih ” ujar Dinda

“Maaf sayang gak sengaja habis enak banget sih “ balasku

“Ya sudah gak papa, lagian sudah terlanjur” sambungnya

“Makasih ya, aku puas banget” kata Dinda manja sambil mencium pipiku.

“Iya sama-sama sayang, apa lagi nanti setelah kita resmi nikah, satu harian pun aku sanggup layani kamu” jawabku sambil tertawa.

“Ah kamu, bisa saja deh” ujarnya sambil mencubit pinggangku.

Setelah itu kami pergi mandi dan memakai baju kami kembali.  Kami lantas bergegas pulang. Di perjalanan pulang sambil nyetirpun aku iseng-iseng menggerayangi putting Dinda. Diapun merasakan menggelinjang geli. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Kisah Mesum Nyata.

Same category